Cara Belajar Trading Forex Untuk Pemula

Artikel ini dipersembahkan khususnya untuk trader anyaran atau yang masih belajar. Forex atau valas merupakan bentuk perdagangan atau transaksi yang memperjual belikan jenis mata uang suatu negara pada negara lainnya. Salah satu kelebihan perdagangan forex ini bisa berjalan 24 jam, di dalam pasar banyak terjadi yang menukar mata uang ke mata uang lainnya untuk mengambil keuntungan. Prinsip kerja dari perdagangan ini sebenarnya mirip dengan perdagangan pada umumnya, dimana membeli pada harga yang rendah dan menjual pada harga yang lebih tinggi. Sesederhana itu !

Salah satu tujuan dari perdagangan forex ini adalah memberikan perkiraan untuk memprediksi perubahan harga untuk mencari keuntungan jika kita berhasil meprediksi secara benar, tentunya dilandasi dari management resiko yang benar. Untuk mendapatkan keuntungan dari selisih nilai jual dan beli. Kalau dilihat sekilas memang nampaknya trading forex itu sangat mudah, kita tinggal tekan tombol buy dan sell, tapi sebenarnya tidak semudah seperti membalikkan telapak tangan. Perlu kita ketahui banyak para pemula yang langsung terjun dalam bidang ini tanpa memahami mekanismenya secara detail, mereka beruju pada kerugian yang terus menerus dan tidak sedikit yang menimbulkan presepsi jelek pada bisnis ini. 


Untuk itu jika kalian sebagai trader pemula, kalian berada pada artikel yang tepat untuk mengetahui pondasi belajar forex. Di artikel ini akan disajikan beberapa step apa yang harus kalian pahami. 


1. Mulai Belajar Menggunakan Akun Demo 

Salah satu cara untuk belajar trading forex untuk pemula, hal yang perlu anda persiapkan adalah memilih broker yang tepat menurut kalian. Disini saya memberikan beberapa tips untuk memilih broker sekiranya aman dan bisa digunakan untuk jangka panjang. Tips dalam memilih broker adalah pastikan kalian memilih broker yang memiliki regulasi kuat di dunia, memiliki manajement di Indonesia ( itu lebih disarankan) karena jika terjadi apa-apa dengan broker, maka kalian bisa komplain pada perwakilan yang ditunjuk. 


Jika kalian belum menemukan broker yang cocok, VSAINDONESIA memberikan rekomendasi broker yang bisa kalian pilih dan layak dipertimbangkan. Broker ini bernama CJC Markets Global, perlu kalian ketahui broker ini sudah bekerja sama dengan VSA dan pastinya sudah memiliki manajement di Indonesia. Untuk regulasi dari broker ini telah mengantongi perizinan dari berbagai negara seperti ASIC Australia, Fintrac Canada dan SVG. 

Untuk membuka akun kalian bisa klik tautan sebagai berikut https://tinyurl.com/CJC-Indonesia

Cara Daftar CJC Markets Global


Setelah berhasil mendaftar kalian bisa menggunakan akun demo untuk mempelajari mekanismenya terlebih dahulu dan jika kalian daftar melalui VSA Indonesia, khususnya untuk pemula maka dapatkan dukungan edukasi trading dengan metode volume spread analysis dan price action secara gratis. 


Perlu kalian ketahui, pada penerapan akun demo coba gunakanlah secara efektif seolah-olah itu akun real trading, karena ini selain melatih masalah teknikal juga bisa mengasah psikologi trading kalian, sehingga tidak kaget kalau menggunakan real akun. Kini step pertama dalam belajar trading forex sudah kalian tempuh dan tinggal mempraktekka secara konsisten 



2. Mengunduh Metatrader

Apabila sudah menemukan broker yang cocok dan membuka akun demo, maka step kedua untuk cara belajar trading forex adalah mengunduh metatrader . Jika kalian menggunakan smartphone android, kalian bisa mengunduh pada play store. Metatrader merupakan platfrom yang memungkinkan kalian untuk melakukan transaksi perdagangan forex secara online. tentunya semua broker sudah menyediakan metatrader yang bisa kalian download dan digunakan dengan mudah. Dengan adanya aplikasi metatrader, kita bisa melakukan trader forex lebih mudah dan cepat. Untuk mendukung analisa kalian dalam trading forex, metrader ini menyediakan beberapa tools yang bisa digunakan secara gratis


Cara mendapatkan metrader ada dua jalur yaitu langsung download melalui broker atau langsung pada situs resminya. Untuk jenis yang bisa kalian pilih adalah metrader 4 dan metrader 5. Namun rata-rata broker lebih sering menggunakan metrader 4, tentunya tidak ada bedanya dengan metrader 5, keduanya memiliki tampilan yang sama, tapi salah satu kelebihan mt5 memiliki fitur dan indikator bisa dibilang lebih lengkap dari pada mt4



3. Memahami Waktu Trading Forex 

Setelah memiliki kelengkapa diatas step ketiga untuk pondasai cara belajar trading forex untuk pemula adalah dengan mengetahui waktu kapan kalian akan trading. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kapan pasar bergerak lebih signifikan atau untuk melihat data penting yang keluar. Namun jika adalah tipe trading yang scalping maka tidak perlu khawatir karena kalian bisa trading malam hari atau di pagi hari. Hal ini memang tidak bisa dipungkiri karena forex bisa dilakukan secara 24 jam sehari. Hal ini tentunya menjadi peluang untuk mendapatkan keuntungan yang bisa dilakukan kapan saja, sehingga jika kalian seorang pekerja kantoran tentunya tidak akan mengganggu waktu utama kalian. Namun disisi lain kalian harus memahami kapan harus trading dengan mengetahui open market pada setiap sesinya, yaitu Sesi Sydney ( Australia ), Sesi Tokyo ( Asia ), Sesi ( London ), Sesi New York ( Amerika ). 


Mungkin dari kalian, bertanya kapan waktu yang tepat untuk trading, VSA Indonesia bisa memberikan beberapa komen yang mungkin bisa menjadikan acuan kalian.


Pertama, pastikan kalian memahami gaya trading seperti apa yang akan dipilih. Apabila tipe trading kalian adalah agresif, kalian bisa masuk pada sesi overlap Eropa dan Amerika. Overlap merupakan dimana keadaan pergantian setiap sesi dan ini bisa kalian pilih pada pergantian sesi tersebut karena memiliki tingkat volatilitas dan likuiditas yang lebih tinggi, tentunya hal ini bisa menambah profit kalian dengan cepat. Tapi kalau kalian memiliki tipe trading yang suka main lebih aman dan lebih mementingkan management resiko. Maka sesi yang paling cocok adalah di sesi asia karena memiliki volatilitas yang lebih rendah tidak terlalu agresif, karena pada masa ini pasar lebih banyak cenderung closed, yang buka hanya pasar Asia dan Australia. Tentunya cara ini bisa kalian terapkan jika kalian ingin menjadi full time trader yang menghabiskan waktunya secara penuh untuk trading setiap hari. 


Kedua, kalian bisa menentukan waktu trading sesuai dengan waktu luang sehingga tidak menganggu waktu utama. Mungkin bagi part time trader atau hanya untuk pekerjaan sampingan. Orang yang memiliki pekerjaan kantoran atau kesibukan lainnya yang lebih penting daripada trading, mungkin bisa masuk pada jam jam tertentu setelah bekerja. Contohnya jika kalian pulang pada sore hari, kalian bisa trading pada jam 7 - 8 malam. 


Ketiga, Tentukan waktu trading berdasarkan peluang yang ada. Disini kalian bisa masuk di sesi apapun bebas kalian pilih, hal ini tergantung pada pergerakan harga terbaru. Sebagai contoh, apabila anda trading dan menemukan peluang di pair USDJPY yang mungkin kalian melihat berdasarkan data ekonomi atau situasi fundamental yang mendukung pada sesi USA, maka kalian bisa memasuki market pada jam 8 malam. Begitu sebaliknya jika kalian mencari keuntungan di sesi asia, maka kalian bisa masuk di sesi tersebut setidaknya pada jam 8 pagi. Karena hal itu sangat cocok untuk kalian yang berkomitment untuk menjadi full time trader. 



4. Cobalah Untuk Mempelajari Analisa Teknikal

Step keempat untuk cara belajar trading forex pemula adalah dengan mempelajar analisa teknikal. Analisa teknikal ini merupakan yang paling umum dipelajari oleh seorang trader. Tentunya indikator ini bermanfaat untuk menunjukkan memprediksi suatu harga sebelum kalian memutuskan untuk jual dan beli pada instrumen yang hendak kalian pilih, hal ini berdasarkan perhitungan matematis terkait harga, volume dan minat pasar yang sudah diracik oleh pembuat indikatornnya. Indikator teknikal ini juga banyak digunakan oleh trader untuk memetakan kondisi pasar saat ini dan membantu dalam menentukan arah harga di masa depan. Untuk menerapkannya sangat mudah, cukup pilih time frame yang ingin digunakan dalam trading dan mulai menentukan sifat indikator pada time frame yang dipilih, indikator ini cocok digunakan pada semua pair. 

Perlu kalian ketahui untuk indikator yang bisa digunakan ada 2 jenis yaitu tipe overlay ( grafik ) dan tipe osilasi. Dalam penggunaan indikator ada 3 hal yang bisa kalian lakukan,

Pertama kali, kalian bisa menentukan setting indikator teknikalnya terlebih dahulu yang sudah tersemat pada plafrom trading, misalnya saja Kalian menggunakan metatrader. Maka kalian bisa mengacu pada settingan dasarnya saja. Sebaliknya,  kalian menggunakan parameter indikator teknikal secara manual. 

Kedua, kalian juga bisa menggabungkan dengan beberapa indikator teknikal yang bisa digunakan. Tapi hal yang pasti, kalian harus berhati-hati agar tidak menumpuk indikator sehingga chart bawaan tidak kelihatan. Karena indikator yang banyak digunakan akan mempersulit diri kalian dalam menganalisa, tentunya hal ini akan berimbas pada pergerakan harga yang tidak bisa dicerna dengan jelas,


Ketiga, Apabila baru pertama kali belajar trading, tentunya jangan menerapkan hal ini dengan akun real terlebih dahulu. Pastikan kalian paham cara yang betul dalam kegunaannya. Seperti yang kami bilang diawal, bawasannya diuji coba dulu menggunakan akun demo terlebih dahulu


5. Cobalah untuk Mempelajari Analisa Fundamental 

Selain kalian untuk mempelajari indikator teknikal, kombinasi yang paling tepat adalah mempelajari analisa fundamental untuk lebih tahu arah market. pada praktekya, analisa fundamental adalah cara trader untuk menganalisa pergerakan harga berdasarkan data ekonomi yang keluar, ataupun berita yang menjadi pusat perhatian pelaku pasar. 


Bedanya dengan analisa teknikal yang bisa memantau grafik lewat pola candlestick, analisa fundamental, si trader lebih mengamati data data ekonomi yang akan keluar, sebagai contoh jumlah pengangguran, inflasi suatu negara dan baik jeleknya prospek suatu nagara. pada dasarnya jika prospek ekonomi itu memiliki data yang bagus, maka hal tersebut akan memicu untuk melakukan penguatan pada nilai mata uang yang bersangkutan, begitu juga sebagaliknya, jika prospek ekonominya memburuk maka mata uang tersebut akan jatuh atau melemah


6. Belajar Menganalisa Sifat Candlestick

Cara mulai belajar trading forex pemula yang keenam adalah kalian bisa mempelajari sifat candlestick dan ini tak kalah pentingnya dalam belajar trading forex. Mungkin banyak pemula yang masih kebingungan dalam menarapkan analisa candlestick, sehingga hal ini berdampak pada keputusan trading. Candlestick sendiri merupakan salah satu jenis grafik yang bisa dibilang seperti lilin, ini dipakai untuk mengetahui sifat pembeli dan penjual pada pasar forex. 



Body pada candlestick memiliki 2 bagian, yaitu bagian tengah yang memiliki pentik persegi panjang dan garis tipis yang membentang pada atas dan bawah ( Shadow). ini merupakan hal yang perlu diperhatikan saat menganalisa candlestick, body yang memiliki besar dari pada shadow, hal ini bisa menunjukkan minat pasar. Sebagai contoh jika body bewarna merah, hal itu menandakan harga bearish, disisi lain jika body bewarna hijau, hal itu akan menandakan bullish. Dari sisni kita bisa mengetahui psikologis yang terjadi di pasar dan akan mendapatkan informasi penting yang bisa digunakan untuk menganalisa pasar. 


7. Lakukanlah Dengan Keyakinan Buy atau Sell

Tidak dipungkiri banyak trader pemula yang salah dalam menerapkan keputusan, karena mereka sering ragu atas keputusan yang mereka buat dan hal ini akan menimbulkan bahaya pada akun tradingnya. Untuk itu perlu pemahaman yang baik tentang bagaimana buy dan sell, tentunya keputusan harus dilandasi dengan alasan dan management resiko yang baik. Beberapa metode yang bisa kalian terapkan untuk melakukan open buy atau sell, yaitu kalian bisa follow trend, bagaimana trend yang terjadi dan jangan melawan trend. Disini kita bisa melakukan analisa trend yang berlangsung, baik menganalisa secara fundamental atau teknikal.


8. Manajement Resiko Dengan Baik

Perlu kalian ingat bahwa aktivitas trading merupakan investasi yang memililih High risk dan High return, kalian bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar, tapi berkumungkinan juga kalian akan kehilangan semua modal dalam waktu sekejap. Untuk itu perlu memahami bagaimana cara belajar trading dengan melakukan management resiko dengan baik. Seorang trader harus memiliki potensi kerugian yang sudah direncanakan pasa setiap transaksi yang dilakukan.


Dengan menerapkan management resiko, maka tidak menutup kemungkinan akun kalian selamat dan tidak sampai margin call. Sehingga hal ini bisa membuat drawdown lebih minimal. Untuk prakteknya, risk management bisa kalian lakukan dengan cara menentukan persentasi resiko yang kalian inginkan setiap kali trading, tentu batas toleransi resiko macam maca. Kadang ada trader yang menerapkan toleransi resiko 2%-5%, tapi ada juga yang bisa 1% per trading. Hal ini kita bisa menarik kesimpulan, semakin besar persentasi resiko yang kita pilih , maka profit yang kita peroleh juga berpotensi besar. 



Kesimbulan 

Itulah artikel cara belajar trading forex pemula, semoga dengan adanya artikel ini kalian lebih memiliki pondasi sebelum terju ke real akun. Belajarlah sedikit demi sedikit dan lakukan dengan demo akun sampai kalian paham betul seperti analisa teknikal, resiko dan psikologis.

Click to comment