Kenapa indikator yang kalian pasang tidak bekerja di keadaan tertentu?

Indikator modern diciptakan demi membantu seseorang trader dalam hal analisa, sebelum diciptakan indikator modern kebanyakan trader zaman dahulu menggunakan naked chart, melihat sentimen penjual dan pembeli pada berita, tapi nyatanya kita tahu sendiri kalau mengandalkan berita pada masa sekarang ini mungkin tidak seakurat waktu itu. karena apa? karena ada media yang mementingkan bisnis mereka sendiri, apakah kalian pernah mengalami ada berita menunjukkan seperti "wow harga emas bullish dan sentimen beli naik" lalu saat kalian buy ternyata harga turun sangat tajam, hal ini karena berita hanya memberitakan kejadian yang terjadi bukan kejadian di masa depan, bukan memberitakan tanda tanda. mereka para media hanya memberitakan kejadian waktu itu juga.

nah untuk itu  kalian perlu memahami prinsip kerja penjual dan pembeli yang terjadi di pasar, sudah diketahui secara umum dalam dunia nyata sekalipun bahwa trader adalah pedagang dimana pedagang akan membeli di harga murah dan menjual di harga mahal. apakah kalian tahu untuk mengidentifikasi dimana harga murah atau harga mahal? apakah indikator yang kalian pasang bisa menunjukkan sentimen jual dan beli? tentunya tidak bisa karena indikator ridak dapat menunjukkan tanda tanda berakhirnya trend, karena indikator kebanyakan hanya bersifat mengkonfirmasi dari nilai kontrak yang terjadi. jadi kesimpulannnya indikator bisa kalian gunakan untuk menemukan konfirmasi dan trend channel pada suatu trend, ingat indikator tidak mampu memberikan tanda tanda berakhirnya penjual atau pembeli.

bagaimana cara memahami prinsip jual dan beli, yaitu dengan melihat supply dan demand. seperti yang kita ketahui bahwa prinsip kerja supply dan demand adalah saat barang kelebihan supply akan terjadi pemberhentian pada trend bullish, tidak lama lagi harga akan sideway setelah sideway jika harga benar benar mengkonfirmasi supply lebih banyak dari pada demand maka yang terjadi selanjutnya terjadi downtrend yang membentuk candle bearish menjauh dari harga sideway itu tadi. disinilah kesempatan kalian untuk entry sell setelah candle bearish terbentuk.


kalau saya trading untuk menentukan banyaknya supply atau demand saya lebih suka menggunakan teknik akmdbs, karena teknik ini mampu memberikan informasi lebih awal tentang supply demand yang terjadi. jika saya sudah menemukan informasi supply atau demand, maka langkah selanjutnya saya menunggu konfirmasi price action candle fokus pada informasi yang diberikan oleh analisa akmdbs untuk entry posisinya buy atau sell. jadi begini, misal saya menemukan kontrak sell tentunya sebelumnya ada supply yang terlalu banyak, maka saya fokus untuk sell dengan menunggu price action dan untuk meminimalisir resiko saya biasanya menggunakan sl 50 pips, bagaimana jika kena SL? tentunya saya tetap fokus sell dengan menunggu lagi price action, tentu melihat keseimbangan penjual dan pembeli yang berdasarkan analisa akmdbs.


untuk lebih jelasnya lihatlah transaksi saya berikut

fokus pada area yang saya lingkari ada panah disana, kalian akan melihat harga menjauh dari moving average, dimana terjadi kontrak sell diikuti dengan supply yang terlalu banyak dari pada permintaan. maka entry posisinya adalah sell dengan menunggu price action candle. di dalam teknik akmdbs juga menggunakan indikator seperti moving average dan stochastick yang berguna untuk membantu menemukan price action, ingat indikator bukan untuk menentukan buy or sell.

Click to comment