Bagaimana Teknik AKMDBS Bekerja Dalam Trading Forex ??

Teknik akmdbs bekerja berdasarkan melihat kontrak jual beli yang terjadi pada pasar forex, biasanya kontrak terjadi pada seminggu sekali atau 2 minggu sekali. kontrak wajib diketahui untuk melihat penyebab buy dan sell pada suatu pair. bagaimana cara melihat kontrak? tentunya dengan melihat keseimbangan antara penjual dan pembeli, apabila supply banyak dari pada permintaan maka kontrak buyer akan segera berakhir karena harga sudah diborong cukup mahal, disini barang kalau sudah dirasa cukup mahal akan dijual ke pasar untuk mendapatkan keuntungan, begitu juga saat melihat kontrak seller berakhir, dalam teknik akmdbs akan melihat permintaan yang tinggi karena supply suatu barang sangat sedikit sehingga orang berbondong- bondong untuk membeli karena dirasa barang sudah terlalu murah dengan tujuan agar bisa menjual di harga mahal. 

tentunya dalam teknik akmdbs setelah mengetahui kontrak jual dan beli pada suatu pair tidak serta merta untuk melakukan posisi, namun harus didukung price action karena price action bertujuan untuk mengurangi floating minus secara lama yang mana jika ini terjadi psikologi akan terganggu, apalagi kalau modal kita kecil. dalam menerapkan price action di teknik akmdbs menggunakan beberapa indikator pendukung untuk mengetahui perjalanan harga, diantaranya adalah

a. stochastic ossilator settingan %K periode= 9 %D periode=3 dan slowing 9
indikator ini berfungsi untuk melihat momentum dengan memanfaatkan kejenuhan pasar, sehingga saat melakukan open posisi dalam keadaan overbought dan oversold maka floating minus yang terjadi cukup singkat. tentunya dalam mengkonfirmasi price action dalam keadaan jenuh teknik akmdbs sudah mengetahui kontrak jual dan beli.

b.Moving average periode 30 
dalam mengkonfirmasi entry setelah mengetahui kontrak jual dan beli, teknik akmdbs perlu digabungkan dengan indikator moving average 30 untuk melihat batasan harga. selain itu indikator tersebut juga berfungsi untuk menentukan target profit dan target loss dalam periode 30 candle.

c. Moving average periode 5
indikator MA settingan 5 berfungsi untuk melihat breakout dan konfirmasi perubahan trend atas kontrak jual dan beli yang sudah disepakati berdasarkan analisa AKMDBS,

itulah beberapa indikator yang digunakan saat kontrak jual dan beli telah disepakai, terpenting dalam teknik akmdbs adalah mengetahui dulu kapan sihh kontrak beli berakhir, kontrak jual berakhir? setelah mengetahu kontrak berakhir baru melakukan entry posisi berdasarkan price action yang dibantu indikator dalam melihat perjalanan harga.  lalu bagaimana rule trading akmdbs?


a. Melihat time frame daily
untuk melihat kontrak jual beli perku melihat dulu apa yang terjadi time frame daily, bagaimana momentum dan kejenuhan pasar yang terjadi. jika menemukan keadaan jenuh, baru identifikasi apakah ada kontrak beli yang berakhir apabila keadaan overbought, apakah ada kontrak jual yang berakhir apabila keadaan oversold?? . untuk gampangnya lihatlah analisa yang dilakukan di pair EURUSD berikut.



1. Pertama melihat keadaan overbought pada time daily
2. Lalu berdasarkan analisa akmdbs melihat kontrak buyer telah berakhir
3. Melihat time frame yang lebih kecil untuk melakukan open posisi

b. Konfirmasi entry posisi 
entry posisi dengan melihat keadaan moving average dan stochastick pada time frame yang lebih kecil. jika pada time daily sudah ditentukan keadaan ovebought seperti pada kasus eurusd diatas, maka menunggu keadaan overbought pada time frame lebih kecil untuk entry posisi tentunya dikonfirmasi dengan keseimbangan penjual dan pembeli. untuk mengkonfirmasi entry posisi sangat komplek perlu adanya sabar dan teliti karena kita harus menganalisa multiframe untuk mendapatkan momentum yang pass jika ingin floating minus terjadi secara singkat.






 

Click to comment