Belajar Price Action Part 3 ( Penyebab di Buy Turun dan di Sell Naik !!!)

Telah sampai materi kita di part 3 tentang cara belajar price action. Di artikel sebelumnya tentunya kalian sudah mengenali bagaimana trend bullish dan bearish terjadi. Di part kali ini saya akan mengajak kalian untuk lebih fokus bagaimana cara mengindentifikasi Trend reversal dengan timing yang tepat. Saat kalian bertransaksi di forex ataupun saham jangan lupa untuk melihat waktu alias timing marketnya itu sendiri, jangan asal masuk aja nanti yang ada malah babak belur, coba aja lihat orang zaman dulu khususnya orang jawa sebelum mereka bepergian atau mencari rezeki mereka selalu melihat waktu yang tepat sehingga banyak perhitungan-perhitungan yang dilakukan oleh orang jawa. apalagi kita, kita yang mencoba mengais rezeki di market yang ganas ini,, tentunya untuk mendapatkan rezeki barokah kita harus benar-benar sehati dan melakukan dengan hati-hati, dimana kita memperhitungkan kerugian, batas kerugian, ketahanan modal, maksimal floating minus dan timing market. 


Berbicara Timing market pada market forex, bahwa timingnya adalah 24 jam tanpa henti pasarnya..dimana market Asia, Eropa dan amerika buka dan tutupnya secara silih berganti, dari pada pasar malam bukannya malam aja  heheh. ok langsung saja ke intisarinya belajar price action part 2 ini

pergerakan market dalam 24 jam ( gambar A)

apa yang kalian pikirkan setelah melihat gambar diatas, apakah sudah mempunyai gambaran bagaimana market itu bisa naik  turun, ini sangat perlu kalian ketehui agar saat transaksi tidak sembarangan buka open posisi,,,analisa kalian memang harganya lagi bearish... tapi kalau timing tidak tepat ya auto floating minus ambyar jummm dan otomatis juga psikologi kalian akan terganggu...sehingga muncullah pernyataan seperti ini di buy turun dan disell naik....

ok melihat penjelasan dari pada gambar diaats adalah begini

a. gambar memiliki bagian open price merupakan garis pembukaan atau harga pembukaan dalam 1 hari
 
b.untuk jam pembukaan market di waktu Indonesia adalah sebagai berikut. lihat tabel dbawah ini


c. katakannlah pada gambar A adalah pair EURUSD

d. kita lihat di market ASIA lagi sideway, hal ini sedeway karena investor belum cukup ramai memasuki pasar ( hal ini tidak disarankan untuk entry market)

e. kita setuju bahwa akan memperdagangkan EURUSD, tentunya setuju juga bahwa kita akan entry saat open market eropa

f. ok kita lihat market eropa...tiba tiba pas pergantian market asia dan eropa overlap( overlap adalah salah satu market closed dan market lain buka), disini kita melihat harga sedang anjlok pada masa overlap...

g. tapi pas pasar ASIA benar benar tutup ( overlap tidak berlaku) harga mengalami reversal untuk membalikkan arah trend menjadi bullish. 

j. dari sini saja kita bisa mengambil kesimpulan dan  sifat market EURUSD bahwa pembalikan arah atau reversal terjadi  pada ASIA tutup dan EROPA buka. sedangkan pada saat market US merupakan arah lanjutan, mungkin bisa melanjutkan harga bullishnya atau berubah menjadi bearish. hal ini juga tergantung trend daily dan fundamental. ( pembahasan trend akan di update di part 4)



jadi kita sudah mendapatkan pencerahan bahwa rule trading  yang bisa didapatkan adalah
1. menganalisa trend daily . ( pembahasan trend akan di update di part 4)
2. menunggu waktu untuk mencari reversal di Asia closed, Aropa open dan Us open 
3. pasar asia harga sideway ( no trading) 
4. coba temukan kesimpulan timing di market lain ini sebagai contoh saja ( EURUSD)
5. temukan trend, temukan timing dan open posisi

nah  sampai disini dulu kita sudah bisa mengetahui strukutur market kenapa sih harga bolak balik...dengan adanya part ini saya harap pernyataan di buy turun dan disell naik itu hilang...sebenarnya itu muncul karena entry kalian tidak sesuai dengan timing. di part 4 kita mulai belajar TREND REVERSAL

sekian dan terima kasih for Belajar Price Action Part 3 

bersambung






Click to comment